Menulis Sambil Membaca
Menulis dan membaca atau
sebaliknya, merupakan hal yang sudah lumrah kita dengar, mulai dari lingkungan
keluargapun kita sudah diperkenalkan dengan kegiatan membaca dan menulis,
kemudian juga di lingkungan akademisi, dll.
Berbagai macam bentuk defenisi yang
dikemukakan oleh para ahli terkait pengertian membaca dan menulis. Menurut
Tarigan (1987: 7), membaca adalah suatu proses yang dilakukan dan digunakan
oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis
melalui media kata-kata/bahasa tulis.
Henry Guntur Tarigan (1986: 15)
menyatakan bahwa menulis dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan
ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai.
Dari defenisi diatas dapat
disimpulkan, kegiatan membaca dan menulis merupakan kegiatan yang teramat
penting bagi kita, dan tidak rugi jika kegiatan menulis dan membaca secara continue
kita lakukan, karena banyak unsur-unsur positif yang akan kita dapatkan dari
kegiatan membaca dan menulis. Kita bisa mengetahui dari apa-apa yang belum
pernah kita ketahui sama sekali, kemudian kita bisa menuliskan beberapa kalimat
dari apa-apa yang kita baca.
Disamping dari semua bentuk statement
diatas. Dewasa ini, ada muncul bermacam persepsi dikalangan mahasiswa,
khususnya mengenai persoalan tugas membuat resume (ringkasan, ikhtisar, sumber:
KBBI) materi perkuliahan, ada timbul
pertanyaan dikalangan mahasiswa, apakah tugas resume tersebut ada manfaatnya? Ada yang berpendapat membuat
resume hanya menyita waktu saja, dan ada yang beranggapan tugas membuat resume
“membunuh” mahasiswa, karena terkadang kita disuruh membuat resume harus full
satu buku isi seratus bahkan sampai dua buah buku, atau terkadang dosen
menargetkan kepada mahasiswanya untuk membuat resume harus sekian halaman dan
tidak boleh kurang.
Terlepas dari
segala bentuk pertanyaan di atas, tugas membuat resume memang pada awalnya
membuat beberapa kalangan mahasiswa merasa kurang mood untuk
mengerjakannya, bagaimana tidak jika kita tidak berpandai-pandai mensiasatinya,
maka tugas resume hari demi hari bisa saja menumpuk dan terus menumpuk, jika
kita malas mengerjakannya, karena jika kita berpatokan kepada materi
perkuliahan yang bersifat sosial, rata-rata tugas membuat resume ada di setiap
mata kuliah yang di pelajari oleh mahasiswa, apalagi teman-teman mahasiswa yang
mengambil jatah SKS full dalam artian mengambil jatah 24 SKS.
Dalam membuat resume tentunya kita
harus berpandai-pandai dalam memanage waktu, antara aktivitas
perkuliahan dengan kegiatan ekstrakurikuler
(diluar perkuliahan). Maka, mahasiswa mau tak mau harus mengerjakannya tepat
waktu, sesuai yang telah diinstruksikan oleh dosen pengampu mata kuliah
tersebut.
Meninggalkan persepsi negatif, mari
berpositif thinking
Persoalan membuat resume rata-rata
di dunia perkuliahan atau di dunia akademisi, merupakan persoalan yang tidak
ada habis-habisnya, berpijak dari statement awal yang telah di uraikan
di atas, membuat resume sama halnya dengan kegiatan menulis sambil membaca,
bagaimana tidak tanpa kita sadari dalam membuat resume kita sudah melakukan dua
kegiatan positif sekaligus, yaitu
menulis dan membaca materi-materi yang sedang kita buat.
Maka, mulai sekarang tidak ada
salahnya kita biasakan membuat resume, karena tidak ada ruginya, apa-apa yang
kita tulispun berguna bagi kita sendiri, dan kita juga bisa menyampaikan kepada
orang lain, selagi bernilai edukasi dan tentunya bermanfaat bagi orang lain,
tidak ada salahnya mulai dari sekarang kita biasakan membuat sebuah resume,
bukan saja membuat resume dari mata kuliah yang diberikan dosen, tetapi kita
juga bisa membuat resume, dari bahan-bahan bacaan lainnya, seperti
artikel-artikel, jurnal-jurnal ilmiah, dan lain sebagainya.
Mulai dari sekarang, kita
tinggalkan persepsi negatif yang ada di fikiran kita, jika kita masih memandang
tugas membuat resume, hanya “membunuh” mahasiswa, hanya menyita waktu
perkuliahan. Maka mulailah berfikiran positif kepada dosen yang memberikan
tugas membuat resume, karena tujuan dosen yang memberi tugas tersebut
bermanfaat, bisa saja tujuan dari membuat resume tersebut, untuk pengayaan
materi atau mereview materi perkuliahan yang telah di pelajari di dalam
ruangan. Mulai sekarang mari berpositif thinking!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar