Minggu, 11 Desember 2016



Menulis Sambil Membaca
Menulis dan membaca atau sebaliknya, merupakan hal yang sudah lumrah kita dengar, mulai dari lingkungan keluargapun kita sudah diperkenalkan dengan kegiatan membaca dan menulis, kemudian juga di lingkungan akademisi, dll.
Berbagai macam bentuk defenisi yang dikemukakan oleh para ahli terkait pengertian membaca dan menulis. Menurut Tarigan (1987: 7), membaca adalah suatu proses yang dilakukan dan digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa tulis.
Henry Guntur Tarigan (1986: 15) menyatakan bahwa menulis dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai.
Dari defenisi diatas dapat disimpulkan, kegiatan membaca dan menulis merupakan kegiatan yang teramat penting bagi kita, dan tidak rugi jika kegiatan menulis dan membaca secara continue kita lakukan, karena banyak unsur-unsur positif yang akan kita dapatkan dari kegiatan membaca dan menulis. Kita bisa mengetahui dari apa-apa yang belum pernah kita ketahui sama sekali, kemudian kita bisa menuliskan beberapa kalimat dari apa-apa yang kita baca.
Disamping dari semua bentuk statement diatas. Dewasa ini, ada muncul bermacam persepsi dikalangan mahasiswa, khususnya mengenai persoalan tugas membuat resume (ringkasan, ikhtisar, sumber: KBBI)  materi perkuliahan, ada timbul pertanyaan dikalangan mahasiswa, apakah tugas resume tersebut  ada manfaatnya? Ada yang berpendapat membuat resume hanya menyita waktu saja, dan ada yang beranggapan tugas membuat resume “membunuh” mahasiswa, karena terkadang kita disuruh membuat resume harus full satu buku isi seratus bahkan sampai dua buah buku, atau terkadang dosen menargetkan kepada mahasiswanya untuk membuat resume harus sekian halaman dan tidak boleh kurang.
Terlepas dari segala bentuk pertanyaan di atas, tugas membuat resume memang pada awalnya membuat beberapa kalangan mahasiswa merasa kurang mood untuk mengerjakannya, bagaimana tidak jika kita tidak berpandai-pandai mensiasatinya, maka tugas resume hari demi hari bisa saja menumpuk dan terus menumpuk, jika kita malas mengerjakannya, karena jika kita berpatokan kepada materi perkuliahan yang bersifat sosial, rata-rata tugas membuat resume ada di setiap mata kuliah yang di pelajari oleh mahasiswa, apalagi teman-teman mahasiswa yang mengambil jatah SKS full dalam artian mengambil jatah 24 SKS.
Dalam membuat resume tentunya kita harus berpandai-pandai dalam memanage waktu, antara aktivitas perkuliahan  dengan kegiatan ekstrakurikuler (diluar perkuliahan). Maka, mahasiswa mau tak mau harus mengerjakannya tepat waktu, sesuai yang telah diinstruksikan oleh dosen pengampu mata kuliah tersebut.
Meninggalkan persepsi negatif, mari berpositif thinking
Persoalan membuat resume rata-rata di dunia perkuliahan atau di dunia akademisi, merupakan persoalan yang tidak ada habis-habisnya, berpijak dari statement awal yang telah di uraikan di atas, membuat resume sama halnya dengan kegiatan menulis sambil membaca, bagaimana tidak tanpa kita sadari dalam membuat resume kita sudah melakukan dua kegiatan positif sekaligus, yaitu  menulis dan membaca materi-materi yang sedang kita buat.
Maka, mulai sekarang tidak ada salahnya kita biasakan membuat resume, karena tidak ada ruginya, apa-apa yang kita tulispun berguna bagi kita sendiri, dan kita juga bisa menyampaikan kepada orang lain, selagi bernilai edukasi dan tentunya bermanfaat bagi orang lain, tidak ada salahnya mulai dari sekarang kita biasakan membuat sebuah resume, bukan saja membuat resume dari mata kuliah yang diberikan dosen, tetapi kita juga bisa membuat resume, dari bahan-bahan bacaan lainnya, seperti artikel-artikel, jurnal-jurnal ilmiah, dan lain sebagainya.
Mulai dari sekarang, kita tinggalkan persepsi negatif yang ada di fikiran kita, jika kita masih memandang tugas membuat resume, hanya “membunuh” mahasiswa, hanya menyita waktu perkuliahan. Maka mulailah berfikiran positif kepada dosen yang memberikan tugas membuat resume, karena tujuan dosen yang memberi tugas tersebut bermanfaat, bisa saja tujuan dari membuat resume tersebut, untuk pengayaan materi atau mereview materi perkuliahan yang telah di pelajari di dalam ruangan. Mulai sekarang mari berpositif thinking!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar